Luka Mereka, Duka Kita, Seharusnya.

Picture From Instagram – Ivana_Kurniawati

Senin, dua puluh sembilan Oktober,

Seratus delapan puluh sembilan jiwa melayang,

Raga mereka pun masih terhilang,

Ratap tangis dan isak air mata tak terbendung,

Mengandung harap dan rindu yang menggunung.

Sementara luka dan tangisan mereka belum mengering,

Beberapa orang memilih menutup mata dan sibuk menyalahkan pihak berwenang,

Entah apa koheren antara kesalahan teknis dengan politis,

Seakan-akan semua bencana adalah kesalahan pemimpin yang tak becus dan bengis.

Miris,

Seolah-olah nurani mereka tak ikut teriris,

Melihat kepedihan saudara-saudara yang tengah menangis.

Teruntuk setiap nyawa yang terenggut,

Tubuh yang belum ditemukan,

Dan keluarga yang ditinggalkan,

Doaku tak pernah surut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s