Perempuan yang Merdeka

“Untuk semua perempuan yang sedang berjuang menjadi individu yang bebas.”

-Magdalene-

 

Judul               : Menjadi Perempuan: Kumpulan Esai

Penulis             : Penulis Magdalene

Penerbit           : Elexmedia Komputindo

Tahun              : 26 Agustus 2018

Tebal               : 192 hlm

Dibuka dengan esai tentang pelecehan seksual, kumpulan esai ini menyuarakan hal-hal yang selama ini dianggap tabu dan tidak lazim dibicarakan oleh khalayak umum. Para penulis tidak hanya menyuarakan pemikiran mereka mengenai isu gender, seksualitas, keadilan, hak dan kemanusiaan, serta feminisme, namun juga membagikan pengalaman mereka terkait isu-isu tersebut.

Buku ini dibagi dalam enam subtema yakni, Menjadi Perempuan, Kecantikan dan Citra Tubuh, Politik dan Pergerakan, Agama dan Spiritualitas, Gender dan Seksualitas, serta Relationship. Ditulis dengan gaya yang menarik dan cukup gamblang mengemukakan pendapat mereka.

Saya sebagai seorang perempuan seringkali tidak sadar melontarkan komentar-komentar seksis terhadap sesama perempuan maupun laki-laki. Bahkan tak jarang turut menghakimi sesama perempuan hanya karena dia “berbeda” dengan norma-norma yang saya yakini. Saya juga pernah menjadi “social judge warrior” yang ikut melanggengkan budaya menyalahkan korban pelecehan seksual.

Namun, sejak saya mengikuti perkembangan kasus pelecehan seksual yang dialami oleh Agni-bukan nama sebenarnya, mahasiswi salah satu universitas ternama di Indonesia yang pada akhirnya berakhir dengan “jalan damai”, saya menyadari ada yang salah dengan pola perilaku saya dalam menyikapi berita-berita tentang pelecehan seksual. Selain kasus Agni, kasus yang menimpa eks guru honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Nuril Maknun, juga menampar kesadaran saya tentang ketidakadilan yang sering terjadi pada perempuan dan masih dianggap sepele oleh sebagian besar masyarakat kita.

Harapan saya, melalui buku ini, para perempuan bisa belajar untuk tidak cepat menghakimi sesama perempuan, terutama mereka yang menjadi korban pelecahan seksual. Semoga kita bisa menjadi perempuan yang merdeka atas tubuh dan pikiran kita, serta mampu memerdekakan perempuan-perempuan lain.

3 thoughts on “Perempuan yang Merdeka

  1. Howdy! This is my first visit to your blog!
    We are a group of volunteers and starting a new project in a community
    in the same niche. Your blog provided us beneficial information to work on. You have
    done a outstanding job!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s